PERATURAN
BUPATI LOMBOK TIMUR
NOMOR 27
TAHUN 2012
TENTANG
PERUBAHAN TARIF RETRIBUSI PEMAKAIAN KEKAYAAN
DAERAH
DAN RETRIBUSI
PASAR GROSIR DAN/ATAU PERTOKOAN
DI KABUPATEN LOMBOK TIMUR
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA
ESA
BUPATI LOMBOK
TIMUR,
Menimbang : bahwa dalam rangka meningkatkan Pendapatan
Asli Daerah dengan memperhatikan indeks harga dan perkembangan ekonomi, maka sesuai ketentuan Pasal 5 ayat (4) Peraturan
Daerah Kabupaten Lombok Timur
Nomor 12 Tahun 2010 tentang
Retribusi Golongan Jasa Usaha, perlu menetapkan Peraturan Bupati tentang Perubahan Tarif Retribusi
Pemakaian Kekayaan Daerah
dan Retribusi Pasar Grosir dan/atau Pertokoan di Kabupaten Lombok Timur;
Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 69 Tahun 1958 tentang
Pembentukan Daerah-daerah Tingkat II dalam Wilayah Daerah-daerah Tingkat I
Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 1958 Nomor 122, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 1655);
2.
Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan
Daerah (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2004 Nomor 4437), sebagaimana diubah beberapa kali,
terakhir dengan Undang-Undang Nomor 12
Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004
tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008
Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4844);
3.
Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan
Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 4438);
4.
Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah
dan Retribusi Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 130,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 5049);
5.
Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan
Peraturan Perundang-Undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011
Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5234);
6.
Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang
Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005
Nomor 140, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4578);
7.
Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang
Pembagian Urusan Pemerintahan antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah Provinsi
dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 473, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 82);
8.
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006
tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana telah diubah dengan
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011 tentang
Perubahan Kedua
atas Peraturan Menteri Dalam Negeri
Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah ;
9.
Peraturan Daerah Kabupaten Lombok Timur Nomor 2 Tahun
2008 tentang Urusan Pemerintahan yang Menjadi Kewenangan Pemerintahan Kabupaten
Lombok Timur (Lembaran Daerah Kabupaten Lombok Timur Tahun 2008 Nomor 2
Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Lombok Timur Nomor 1);
10. Peraturan
Daerah Kabupaten Lombok Timur Nomor 4 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata
Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Lombok Timur (Lembaran Daerah Kabupaten Lombok
Timur Tahun 2008 Nomor 4, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Lombok Timur Nomor 2)
sebagaimana
diubah dengan Peraturan Daerah Kabupaten
Lombok Timur Nomor 15 Tahun 2009 tentang Perubahan Atas Peraturan
Daerah Kabupaten Lombok Timur Nomor 4 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata
Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Lombok Timur (Lembaran Daerah Kabupaten Lombok
Timur Tahun 2009 Nomor 15, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Lombok Timur
Nomor 10);
11.
Peraturan Daerah Kabupaten Lombok Timur Nomor 12 Tahun 2010 tentang
Retribusi Golongan Jasa Usaha (Lembaran Daerah Kabupaten Lombok Timur Tahun 2010 Nomor 12, Tambahan
Lembaran Daerah Kabupaten Lombok Timur Nomor 5);
12.
Peraturan Daerah Kabupaten Lombok Timur Nomor 1 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Barang Milik
Daerah (Lembaran Daerah Kabupaten Lombok
Timur Tahun 2012 Nomor 1,
Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Lombok Timur Nomor 1).
MEMUTUSKAN :
|
Menetapkan
|
:
|
PERATURAN
BUPATI TENTANG PERUBAHAN TARIF RETRIBUSI PEMAKAIAN KEKAYAAN DAERAH DAN RETRIBUSI PASAR GROSIR DAN/ATAU PERTOKOAN DI KABUPATEN LOMBOK TIMUR.
|
BAB I
KETENTUAN UMUM
Pasal 1
Dalam Peraturan Bupati ini yang dimaksud dengan :
1.
Daerah adalah Kabupaten Lombok Timur.
2.
Bupati adalah Bupati Lombok Timur.
3.
Instansi adalah Dinas/Badan/Lembaga yang tugas pokok dan
fungsinya melaksanakan pemungutan retribusi.
4.
Retribusi Daerah yang selanjutnya disebut Retribusi
adalah pungutan Daerah sebagai pembayaran atas jasa atau pemberian ijin
tertentu yang khusus disediakan dan/atau diberikan oleh Pemerintah Daerah untuk
kepentingan orang pribadi atau badan.
5.
Jasa Usaha adalah jasa yang disediakan oleh Pemerintah
Daerah dengan menganut prinsip-prinsip komersial karena pada dasarnya dapat
pula disediakan oleh sektor swasta.
6.
Retribusi Jasa Usaha adalah Retribusi atas jasa yang
disediakan oleh Pemerintah Daerah dengan menganut prinsip-prinsip komersial
karena pada dasarnya dapat pula disediakan oleh sektor swasta.
7.
Pemakaian Kekayaan Daerah adalah pelayanan pemakaian
kekayaan daerah.
8.
Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah adalah retribusi yang
dipungut atas pelayanan pemakaian kekayaan daerah.
9.
Pasar Grosir dan/atau Pertokoan adalah pelayanan
penyediaan fasilitas pasar grosir berbagai jenis barang dan fasilitas
barang/pertokoan yang dikontrakkan, yang disediakan/diselenggarakan oleh
Pemerintah Daerah dikecualikan disediakan, dimiliki, dan/atau dikelola oleh
BUMN, BUMD, dan Pihak Swasta.
10. Retribusi
Pasar Grosir dan/atau Pertokoan adalah retribusi yang dipungut atas pelayanan
penyediaan fasilitas pasar grosir berbagai jenis barang dan fasilitas
barang/pertokoan yang dikontrakkan, yang disediakan/ diselenggarakan oleh
Pemerintah Daerah, dikecualikan disediakan, dimiliki, dan/atau dikelola oleh
BUMN, BUMD, dan Pihak Swasta.
11. Subjek
Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah adalah orang pribadi atau Badan yang
menggunakan/menikmati pemanfaatan pemakaian kekayaan daerah.
12. Subjek
Retribusi Pasar Grosir dan/atau Pertokoan adalah orang pribadi atau Badan yang
menggunakan/menikmati fasilitas Usaha Pasar Grosir dan/atau Pertokoan.
13. Objek
Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah adalah pemakaian Kekayaan Daerah antara
lain penyewaan tanah dan bangunan, laboratorium, alat-alat berat dan kendaraan
bermotor, dikecualikan penggunaan tanah tidak mengubah fungsi dari tanah.
14.
Objek Retribusi Pasar Grosir dan/atau Pertokoan adalah
penyediaan fasilitas pasar grosir berbagai jenis barang, dan fasilitas
pasar/pertokoan yang dikontrakkan, yang disediakan/diselenggarakan oleh
Pemerintah Daerah, dikecualikan disediakan, dimiliki dan/atau dikelola oleh
BUMN, BUMD, dan pihak swasta.
15.
Dasar Pengenaan Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah
dengan memperhatikan Indeks Harga Pasar Objek Retribusi dan Perkembangan
Ekonomi, Harga Perolehan Objek Retribusi, Nilai Strategis (NS), dan Golongan
Objek dan/atau Klasifikasi Retribusi.
16.
Dasar Pengenaan Tarif Retribusi Pasar Grosir dan/atau Pertokoan adalah dengan
memperhatikan Indeks Harga Pasar Objek Retribusi dan Perkembangan Ekonomi,
Harga Perolehan Objek Retribusi, Nilai Strategis (NS), dan Golongan Objek Kelas
dan/atau Klasifikasi Retribusi.
17.
Wajib Retribusi adalah orang pribadi atau badan yang
menurut ketentuan peraturan perundang-undangan Retribusi diwajibkan untuk
melakukan pembayaran Retribusi, termasuk pemungut atau pemotong Retribusi Jasa
Usaha Pemakaian Kekayaan Daerah.
18.
Surat Ketetapan Retribusi Daerah yang selanjutnya
disingkat SKRD, adalah surat ketetapan retribusi yang menentukan besarnya jumlah pokok
retribusi yang terutang.
19.
Surat Setoran Retribusi Daerah yang selanjutnya disingkat
SSRD adalah bukti pembayaran atau penyetoran retribusi yang telah dilakukan
dengan menggunakan formulir atau telah dilakukan dengan cara lain ke Kas Daerah
melalui tempat pembayaran yang ditunjuk oleh Bupati.
BAB II
RETRIBUSI PEMAKAIAN KEKAYAAN
DAERAH
Bagian Kesatu
Dasar
Perhitungan Penetapan Tarif Retribusi
Pemakaian Kekayaan
Daerah
Pasal 2
Dasar perhitungan Perubahan tarif Retribusi Pemakaian
Kekayaan Daerah di Kabupaten Lombok Timur dihitung dengan mempertimbangkan
hal-hal sebagai berikut :
a.
Indeks Harga Pasar dan Perkembangan Ekonomi;
b.
Harga Perolehan Objek Retribusi;
c.
Nilai Strategis (NS); dan
d.
Golongan Objek dan Kriteria Golongan.
Pasal 3
(1)
Indeks Harga Pasar dan Perkembangan ekonomi sebagaimana
dimaksud dalam Pasal 2 huruf a diasumsikan harga rata-rata di pasaran.
(2)
Harga Perolehan Objek Retribusi sebagaimana dimaksud
dalam Pasal 2 huruf b diperoleh dari nilai pembelian ditambah biaya-biaya.
(3)
Nilai Strategis sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 huruf
c diperoleh dari nilai pemanfaatan tata ruang.
(4)
Golongan Objek dan Kriteria Golongan Retribusi untuk
pemakaian tanah pertanian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 huruf d ditentukan
oleh Jenis irigasi, Jenis tanah, dan Topografi/Geografis/Tata Letak.
(5)
Golongan Objek dan Kriteria Golongan sebagaimana dimaksud
dalam pada
ayat (4) tercantum dalam Lampiran I dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan
dari Peraturan Bupati ini.
Pasal 4
(1) Tarif
Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah tercantum dalam Lampiran II dan merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari Peraturan Bupati ini.
(2) Dikecualikan
dari Perubahan tarif Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah adalah besarnya tarif
untuk beberapa jenis kekayaan Daerah seperti Tanah untuk bangunan Menara/Tower/Billboard,
kolam dan Pemakaian khusus lainnya serta dapat pula didasarkan pada Perjanjian
Kerjasama dengan Pihak Ketiga dengan harga tidak lebih rendah dari tarif yang
telah ditetapkan.
Bagian
Kedua
Tanda Lunas Pembayaran Retribusi
Pemakaian Kekayaan Daerah
Pasal 5
Wajib Retribusi yang telah melunasi retribusi pemakaian
kekayaan daerah, dibuktikan dengan penerbitan SSRD atau bukti lainnya yang
dipersamakan dengan itu berupa karcis, kupon, dan kartu langganan dan telah
divalidasi oleh Bendahara Penerima Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan
Asset.
BAB III
RETRIBUSI PASAR GROSIR DAN/ATAU
PERTOKOAN
Bagian
Kesatu
Dasar Perhitungan Penetapan
Tarif Retribusi
Pasar Grosir dan/atau Pertokoan
Pasal 6
Dasar perhitungan penetapan tarif Retribusi Pasar Grosir
dan/atau Pertokoan di Kabupaten Lombok Timur dihitung dengan mempertimbangkan
hal-hal sebagai berikut :
a.
Indeks Harga Pasar dan Perkembangan Ekonomi;
b.
Harga Perolehan Objek Retribusi;
c.
Nilai Strategis (NS); dan
d.
Golongan Objek, Klasifikasi dan/atau Kriteria Kelas.
Pasal 7
(1)
Indeks Harga dan Perkembagan Ekonomi sebagaimana dimaksud
dalam Pasal 6 huruf a
diasumsikan harga rata-rata di pasaran.
(2)
Harga Perolehan Objek Retribusi sebagaimana dimaksud
dalam Pasal 6 huruf b
diperoleh dari
nilai pembelian ditambah biaya-biaya.
(3)
Nilai Strategis sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 huruf
c diperoleh dari nilai pemanfaatan tata
ruang.
(4)
Golongan Objek, Klasifikasi dan/atau Kriteria Kelas
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 huruf d ditentukan oleh lokasi dan/atau jalan.
(5)
Golongan Objek, Klasifikasi dan/atau Kriteria Kelas
sebagaimana dimaksud pada ayat (4)
tercantum dalam Lampiran III dan
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Peraturan Bupati ini.
Pasal 8
Tarif Retribusi Pasar Grosir dan/atau Pertokoan tercantum dalam Lampiran IV dan
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Peraturan Bupati ini.
Bagian
Kedua
Tanda Lunas Pembayaran Retribusi
Pasar Grosir dan/atau Pertokoan
Pasal 9
Wajib Retribusi yang telah melunasi retribusinya,
dibuktikan dengan penerbitan SSRD atau bukti lainnya yang dipersamakan dengan
itu dapat berupa karcis, kupon, dan kartu langganan dan telah divalidasi oleh
Bendahara Penerima Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Asset.
BAB IV
KETENTUAN PENUTUP
Pasal 10
Peraturan Bupati ini mulai berlaku pada tanggal
diundangkan.
Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan
pengundangan Peraturan Bupati ini dengan penempatannya dalam Berita Daerah
Kabupaten Lombok Timur.
Ditetapkan di Selong
pada tanggal 21 Nopember 2012
BUPATI LOMBOK TIMUR,
Ttd
M. SUKIMAN AZMY
Diundangkan di Selong
pada tanggal 22
Nopember 2012
SEKRETARIS
DAERAH
KABUPATEN LOMBOK TIMUR,
Ttd
USMAN
MUHSAN
BERITA DAERAH KABUPATEN
LOMBOK TIMUR TAHUN 2012 NOMOR 31
Salinan sesuai dengan aslinya
KEPALA BAGIAN HUKUM
SETDA
KABUPATEN LOMBOK TIMUR,
A.
HARIS
RIDWAN AR, SH.,MH.
LAMPIRAN I
PERATURAN BUPATI LOMBOK TIMUR
NOMOR 27
TAHUN 2012
TENTANG
PERUBAHAN TARIF RETRIBUSI
PEMAKAIAN KEKAYAAN DAERAH DAN RETRIBUSI PASAR GROSIR DAN/ATAU PERTOKOAN DI KABUPATEN LOMBOK TIMUR
|
1. TANAH
UNTUK PERTANIAN
|
||
|
NO
|
GOLONGAN
|
K R
I T E
R I A
|
|
a
|
Golongan I
|
Pengairan
teknis/permanen/jaringan irigasi tingkat usaha tani (Jitut), Tanah Gembur,
dan berlokasi di dalam wilayah Ibu Kota Kabupaten atau Ibu Kota Kecamatan.
|
|
b
|
Golongan II
|
Pengairan setengah
teknis/ringan/jaringan irigasi pedesaan (Jides), Tanah Sedang, dan berlokasi
di luar Ibu Kota Kabupaten atau di luar Ibu Kota Kecamatan
|
|
c
|
Golongan III
|
Tanah
tadah hujan, Tanah berat gembur
|
|
d
|
Golongan IV
|
Ladang
|
|
2. TANAH UNTUK PERDAGANGAN / TOKO / KIOS / RUMAH MAKAN
|
||
|
NO
|
GOLONGAN
|
K R
I T E
R I A
|
|
a
|
Golongan I
|
Lokasi Tanah berada pada
Pusat Pertokoan dan Tempat khusus
|
|
b
|
Golongan II
|
Lokasi Tanah berada dalam
lingkungan Pasar kelas A (Paokmotong, Masbagik, Aikmel, Pancor)
|
|
c
|
Golongan III
|
Lokasi
Tanah berada dalam lingkungan Pasar kelas A
|
|
d
|
Golongan IV
|
Lokasi
Tanah berada dalam lingkungan Pasar kelas B
|
|
3. TANAH UNTUK KOLAM PRODUKSI
|
||
|
4. TANAH UNTUK
BANGUNAN MENARA / TOWER / BILLBOARD DAN PEMAKAIAN KHUSUS LAINNYA
|
||
GOLONGAN
OBJEK, KLASIFIKASI DAN/ATAU KRITERIA
PEMAKAIAN TANAH
|
|
LAMPIRAN II
|
||||||||||||
|
PERATURAN BUPATI LOMBOK TIMUR
|
||||||||||||
|
NOMOR 27 TAHUN 2012
|
||||||||||||
|
TENTANG
|
||||||||||||
|
PERUBAHAN TARIF RETRIBUSI PEMAKAIAN KEKAYAAN
DAERAH DAN RETRIBUSI PASAR GROSIR DAN/ATAU PERTOKOAN
DI KABUPATEN LOMBOK
TIMUR
|
||||||||||||
|
TARIF RETRIBUSI PEMAKAIAN KEKAYAAN DAERAH
|
||||||||||||
|
OBJEK DAN KOMPONEN RETRIBUSI
PEMAKAIAN KEKAYAAN DAERAH |
BESAR TARIF
LAMA |
OBJEK DAN KOMPONEN RETRIBUSI
PEMAKAIAN KEKAYAAN DAERAH |
BESAR TARIF
BARU |
|||||||||
|
1
|
2
|
3
|
4
|
|||||||||
|
I. UNIT LABORATORIUM:
|
|
I. UNIT LABORATORIUM:
|
|
|||||||||
|
A. Laboratorium Tanah
( Geo Teknik)
|
|
A.
Laboratorium Tanah (Geo Teknik)
|
|
|||||||||
|
|
1
|
Kadar Air Tanah
|
Rp. 10.000,- / 1 x Uji
|
|
1
|
Kadar Air Tanah
|
Rp. 10.000,- / 1 x Uji
|
|||||
|
|
2
|
Berat jenis Tanah
|
Rp. 15.000,- / 1 x Uji
|
|
2
|
Berat jenis Tanah
|
Rp. 15.000,- / 1 x Uji
|
|||||
|
|
3
|
Atterberg Limit
|
Rp. 20.000,- / 1 x Uji
|
|
3
|
Atterberg Limit
|
Rp. 20.000,- / 1 x Uji
|
|||||
|
|
4
|
Analisa saringan
|
Rp. 15.000,- / 1 x Uji
|
|
4
|
Analisa saringan
|
Rp. 15.000,- / 1 x Uji
|
|||||
|
|
5
|
Pemadatan standar
|
Rp. 65.000,- / 1 x Uji
|
|
5
|
Pemadatan standar
|
Rp. 65.000,- / 1 x Uji
|
|||||
|
|
6
|
Pemadatan Medifiet
|
Rp. 80.000,- / 1 x Uji
|
|
6
|
Pemadatan Medifiet
|
Rp. 80.000,- / 1 x Uji
|
|||||
|
|
7
|
C.B.R. Laboratorium
|
Rp. 80.000,- / 1 x Uji
|
|
7
|
C.B.R. Laboratorium
|
Rp. 80.000,- / 1 x Uji
|
|||||
|
|
8
|
Hidrometer
|
Rp. 10.000,- / 1 x Uji
|
|
8
|
Hidrometer
|
Rp. 10.000,- / 1 x Uji
|
|||||
|
|
9
|
Shrainkoge
|
Rp. 12.000,- / 1 x Uji
|
|
9
|
Shrainkoge
|
Rp. 12.000,- / 1 x Uji
|
|||||
|
|
10
|
Uncorafi Comp. Shegt
|
Rp. 30.000,- / 1 x Uji
|
|
10
|
Uncorafi Comp. Shegt
|
Rp. 30.000,- / 1 x Uji
|
|||||
|
|
11
|
Concolidasi
|
Rp. 50.000,- / 1 x Uji
|
|
11
|
Concolidasi
|
Rp. 50.000,- / 1 x Uji
|
|||||
|
|
12
|
Berat isi
|
Rp. 10.000,- / 1 x Uji
|
|
12
|
Berat isi
|
Rp. 10.000,- / 1 x Uji
|
|||||
|
|
13
|
Kuat Geser Langsung
|
Rp. 30.000,- / 1 x Uji
|
|
13
|
Kuat Geser Langsung
|
Rp. 30.000,- / 1 x Uji
|
|||||
|
|
14
|
Permebilias (Filling Head)
|
Rp. 25.000,- / 1 x Uji
|
|
14
|
Permebilias (Filling Head)
|
Rp. 25.000,- / 1 x Uji
|
|||||
|
|
15
|
Permebilias (Constant Head)
|
Rp. 25.000,- / 1 x Uji
|
|
15
|
Permebilias (Constant Head)
|
Rp. 25.000,- / 1 x Uji
|
|||||
|
|
B. Mekanika Batuan :
|
|
|
B. Mekanika Batuan :
|
|
|||||||
|
|
1
|
Pengukuram sifat-sifat
dasar Batuan (1x Uji )
|
Rp. 4.000,-
|
|
1
|
Pengukuran sifat-sifat
dasar Batuan
|
Rp. 4.000,- / 1 x Uji
|
|||||
|
|
2
|
Kuat Lentur ( 1 x uji)
|
Rp. 10.000,-
|
|
2
|
Kuat Lentur
|
Rp. 10.000,- / 1 x Uji
|
|||||
|
|
3
|
Kuat Tekan (1xuji)
|
Rp. 30.000,-
|
|
3
|
Kuat Tekan
|
Rp. 30.000,- / 1 x Uji
|
|||||
|
|
4
|
Kuat Geser Langsung (1xuji)
|
Rp. 40.000,-
|
|
4
|
Kuat Geser Langsung
|
Rp. 40.000,- / 1 x Uji
|
|||||
|
|
5
|
Kuat Geser taklangsung (1 x uji)
|
Rp. 30.000,-
|
|
5
|
Kuat Geser taklangsung
|
Rp. 30.000,- / 1 x Uji
|
|||||
|
|
6
|
Pengukuran cepat lambat
gebal resonik (1xuji)
|
Rp. 35.000,-
|
|
6
|
Pengukuran cepat lambat
gebal rsonik
|
Rp. 35.000,- / 1 x Uji
|
|||||
|
|
7
|
Kuat tekan kerja xial ( 1x
uji)
|
Rp. 35.000,-
|
|
7
|
Kuat tekan kerja xial
|
Rp. 35.000,- / 1 x Uji
|
|||||
|
|
8
|
Serake Durabaility batuan (
1x Uji)
|
Rp. 10.000,-
|
|
8
|
Serake Durabaility batuan
|
Rp. 10.000,- / 1 x Uji
|
|||||
|
|
9
|
Analisa Petrologi (1x Uji)
|
Rp. 3.000,-
|
|
9
|
Analisa Petrologi
|
Rp. 3.000,- 1 x Uji
|
|||||
|
|
10
|
Analisa Petrografi ( 1x
Uji)
|
Rp. 4.000,-
|
|
10
|
Analisa Petrografi
|
Rp. 4.000,- / 1 x Uji
|
|||||
|
1
|
2
|
3
|
4
|
|||||
|
|
11
|
Fouch teat ( 1x uji)
|
Rp. 15.000,-
|
|
11
|
Fouch teat
|
Rp. 15.000,- / 1 x Uji
|
|
|
|
12
|
Pelapukan
|
Rp. 75.000,-
|
|
12
|
Pelapukan
|
Rp. 75.000,- / 1 x Uji
|
|
|
|
13
|
Point Load strength
|
Rp. 15.000,-
|
|
13
|
Point Load strength
|
Rp. 15.000,- / 1 x Uji
|
|
|
|
14
|
Pemotongan contoh Batuan
Per-cm3
|
Rp. 100,-
|
|
14
|
Pemotongan contoh Batuan
Per-cm3
|
Rp. 100,- / cm3
|
|
|
|
15
|
Pembentukan contoh Batuan
Per-cm3
|
Rp. 200,-
|
|
15
|
Pembentukan contoh Batuan
Per-cm3
|
Rp. 200,- / cm3
|
|
|
|
C. Pekerjaan Lapangan (Geo
Teknik) :
|
|
|
C. Pekerjaan Lapangan (Geo
Teknik) :
|
|
|||
|
|
1
|
Pemboran Tanah
|
Rp. 40.000,- / Titik
|
|
1
|
Pemboran Tanah
|
Rp. 40.000,- / Titik
|
|
|
|
2
|
Pengambilan Contoh Tanah
asli
|
Rp. 10.000,- / Titik
|
|
2
|
Pengambilan Contoh Tanah
asli
|
Rp. 10.000,- / Titik
|
|
|
|
3
|
S.P,T
|
Rp. 20.000,- / Titik
|
|
3
|
S.P,T
|
Rp. 20.000,- / Titik
|
|
|
|
4
|
Penyondiran ringan pertitik
|
|
|
4
|
Penyondiran ringan pertitik
|
|
|
|
|
|
a.
|
Gedung
|
Rp. 1.500.000,- / Hari
|
|
|
a. Gedung
|
Rp. 1.500.000,- / Hari
|
|
|
|
b.
|
Jembatan
|
Rp. 2.500.000,- / Hari
|
|
|
b. Jembatan
|
Rp. 2.500.000,- / Hari
|
|
|
5
|
Ventes (pertitik)
|
Rp. 20.000,- / Titik
|
|
5
|
Ventes (pertitik)
|
Rp. 20.000,- / Titik
|
|
|
|
6
|
Dinamika Compenetrometer (pertitik)
|
Rp. 15.000,- / Titik
|
|
6
|
Dinamika Compenetrometer (pertitik)
|
Rp. 15.000,- / Titik
|
|
|
|
D. Air
|
|
|
|
D. Air
|
|
||
|
|
1
|
PH Air
|
Rp. 5.000,- / 1 x Uji
|
|
1
|
PH Air
|
Rp. 5.000,- / 1 x Uji
|
|
|
|
2
|
Tersuspensi
|
Rp. 7.000,- / 1 x Uji
|
|
2
|
Tersuspensi
|
Rp. 7.000,- / 1 x Uji
|
|
|
|
3
|
Minyak dalam Air
|
Rp. 7.000,- / 1 x Uji
|
|
3
|
Minyak dalam Air
|
Rp. 7.000,- / 1 x Uji
|
|
|
|
4
|
Ion sulfat dalam air
|
Rp. 10.000,- / 1 x Uji
|
|
4
|
Ion sulfat dalam air
|
Rp. 10.000,- / 1 x Uji
|
|
|
|
5
|
Bahan padat
|
Rp. 7.000,- / 1 x Uji
|
|
5
|
Bahan padat
|
Rp. 7.000,- / 1 x Uji
|
|
|
|
E. Semen
|
|
|
E. Semen
|
|
|||
|
|
1
|
Konsistonsi semen
|
Rp. 10.000,- / 1 x Uji
|
|
1
|
Konsistonsi semen
|
Rp. 10.000,- / 1 x Uji
|
|
|
|
2
|
Pengikatan
awal semen
|
Rp. 20.000,- / 1 x Uji
|
|
2
|
Pengikatan awal semen
|
Rp. 20.000,- / 1 x Uji
|
|
|
|
3
|
Kuat tekanan mortar
|
Rp. 10.000,- / 1 x Uji
|
|
3
|
Kuat tekanan mortar
|
Rp. 10.000,- / 1 x Uji
|
|
|
|
4
|
Berat jenis semen
|
Rp. 20.000,- / 1 x Uji
|
|
4
|
Berat jenis semen
|
Rp. 20.000,- / 1 x Uji
|
|
|
|
5
|
Kehalusan semen
|
Rp. 20.000,- / 1 x Uji
|
|
5
|
Kehalusan semen
|
Rp. 20.000,- / 1 x Uji
|
|
|
|
6
|
Kadar air
|
Rp. 10.000,- / 1 x Uji
|
|
6
|
Kadar air
|
Rp. 10.000,- / 1 x Uji
|
|
|
|
7
|
Ketepatan bentuk
|
Rp. 10.000,- / 1 x Uji
|
|
7
|
Ketepatan bentuk
|
Rp. 10.000,- / 1 x Uji
|
|
|
|
8
|
Bobot
|
Rp. 7.000,- / 1 x Uji
|
|
8
|
Bobot
|
Rp. 7.000,- / 1 x Uji
|
|
|
|
F. Agregat
|
|
|
F. Agregat
|
|
|||
|
|
1
|
Abrasi
|
Rp. 25.000,- / 1 x Uji
|
|
1
|
Abrasi
|
Rp. 25.000,- / 1 x Uji
|
|
|
|
2
|
Gradasi
|
Rp. 25.000,- / 1 x Uji
|
|
2
|
Gradasi
|
Rp. 25.000,- / 1 x Uji
|
|
|
|
3
|
Berat jenis
|
Rp. 25.000,- / 1 x Uji
|
|
3
|
Berat jenis
|
Rp. 25.000,- / 1 x Uji
|
|
|
|
4
|
Berat isi
|
Rp. 15.000,- / 1 x Uji
|
|
4
|
Berat isi
|
Rp. 15.000,- / 1 x Uji
|
|
|
|
5
|
Kadar lumpur
|
Rp. 15.000,- / 1 x Uji
|
|
5
|
Kadar lumpur
|
Rp. 15.000,- / 1 x Uji
|
|
|
|
6
|
Orgaik
|
Rp. 10.000,- / 1 x Uji
|
|
6
|
Orgaik
|
Rp. 10.000,- / 1 x Uji
|
|
|
|
7
|
Mix disgn
|
Rp. 200.000,- / 1 x Uji
|
|
7
|
Mix disgn
|
Rp.200.000,- / 1 x Uji
|
|
|
|
8
|
Modifikasi mix dsign
|
Rp. 70.000,- / 1 x Uji
|
|
8
|
Modifikasi mix dsign
|
Rp. 70.000,- / 1 x Uji
|
|
|
|
9
|
Sand cun pertitik
|
Rp. 100.000,- / 1 x Uji
|
|
9
|
Sand cun pertitik
|
Rp.100.000,- / 1 x Uji
|
|
|
|
G. Benda Uji ( Kubus
Slinder Beton dll)
|
|
|
G. Benda Uji ( Kubus
Slinder Beton dll)
|
|
|||
|
|
1
|
Kuat tekan
|
Rp. 10.000,- / Buah
|
|
1
|
Kuat
tekan
|
Rp. 10.000,- / Buah
|
|
|
|
2
|
Kuat tarik
|
Rp. 10.000,- / Buah
|
|
2
|
Kuat tarik
|
Rp. 10.000,- / Buah
|
|
|
|
3
|
lentur
|
Rp. 5.000,- / Buah
|
|
3
|
lentur
|
Rp. 5.000,- / Buah
|
|
|
|
4
|
Kuat tekan dengan nomor
tesi
|
Rp. 10.000,- / Buah
|
|
4
|
Kuat tekan dengan nomor
tesi
|
Rp. 10.000,- / Buah
|
|
|
|
5
|
Gorong-gorong
|
Rp. 50.000,- / Buah
|
|
5
|
Gorong-gorong
|
Rp. 50.000,- / Buah
|
|
|
|
6
|
Bantalan Karet
|
Rp. 55.000,- / Buah
|
|
6
|
Bantalan Karet
|
Rp. 55.000,- / Buah
|
|
|
1
|
2
|
3
|
4
|
|
|
H. Tanah
|
|
|
H. Tanah
|
|
||
|
|
1
|
Kadar air
|
Rp. 10.000,- / 1 x Uji
|
|
1
|
Kadar air
|
Rp. 10.000,- / 1 x Uji
|
|
|
2
|
Pemadatan standart
|
Rp. 65.000,- / 1 x Uji
|
|
2
|
Pemadatan standart
|
Rp. 65.000,- / 1 x Uji
|
|
|
3
|
Pemadatan Medifiield
|
Rp. 80.000,- / 1 x Uji
|
|
3
|
Pemadatan Medifiield
|
Rp. 80.000,- / 1 x Uji
|
|
|
4
|
C.B.R. Standart
|
Rp. 70.000,- / 1 x Uji
|
|
4
|
C.B.R. Standart
|
Rp. 70.000,- / 1 x Uji
|
|
|
5
|
C.B.R.medifield
|
Rp. 70.000,- / 1 x Uji
|
|
5
|
C.B.R.medifield
|
Rp. 70.000,- / 1 x Uji
|
|
|
I. Agregat
|
|
|
I. Agregat
|
|
|||
|
|
1
|
Analisa sringan
|
Rp. 25.000,- / 1 x Uji
|
|
1
|
Analisa sringan
|
Rp. 25.000,- / 1 x Uji
|
|
|
|
2
|
Berat jenis dan penyerapan agregat kasar
|
Rp. 25.000,- / 1 x Uji
|
|
2
|
Berat jenis dan penyerapan agregat kasar
|
Rp. 25.000,- / 1 x Uji
|
|
|
|
3
|
Berat jenis dan penyerapan agregat halus
|
Rp. 25.000,- / 1 x Uji
|
|
3
|
Berat jenis dan penyerapan agregat halus
|
Rp. 25.000,- / 1 x Uji
|
|
|
|
4
|
Berat isi
|
Rp. 15.000,- / 1 x Uji
|
|
4
|
Berat isi
|
Rp. 15.000,- / 1 x Uji
|
|
|
|
J. Ubin Semen
|
|
|
J. Ubin Semen
|
|
|||
|
|
1
|
Kadar air
|
Rp. 5.000,- / 1 x Uji
|
|
1
|
Kadar air
|
Rp. 5.000,- / 1 x Uji
|
|
|
|
2
|
Penyerapan
|
Rp. 5.000,- / 1 x Uji
|
|
2
|
Penyerapan
|
Rp. 5.000,- / 1 x Uji
|
|
|
|
3
|
Berat isi
|
Rp. 5.000,- / 1 x Uji
|
|
3
|
Berat isi
|
Rp. 5.000,- / 1 x Uji
|
|
|
|
4
|
Berat Lentur
|
Rp. 15.000,- / 1 x Uji
|
|
4
|
Berat Lentur
|
Rp. 15.000,- / 1 x Uji
|
|
|
|
5
|
Keausan
|
Rp. 5.000,- / 1 x Uji
|
|
5
|
Keausan
|
Rp. 5.000,- / 1 x Uji
|
|
|
|
K. Suvey / Lapangan
|
|
|
K. Suvey / Lapangan
|
|
|||
|
|
1
|
Teodolith/hari
|
Rp. 90.000,- / Hari
|
|
1
|
Teodolith/hari
|
Rp. 90.000,- / Hari
|
|
|
|
2
|
Waterpass
|
Rp. 65.000,- / Hari
|
|
2
|
Waterpass
|
Rp. 65.000,- / Hari
|
|
|
|
3
|
Cetakan kubus beton/hari
|
Rp. 7.000,- / Buah
|
|
3
|
Cetakan kubus beton/hari
|
Rp. 7.000,- / Buah
|
|
|
|
4
|
Slump test /uji
|
Rp. 5.000,- / Buah
|
|
4
|
Slump test /uji
|
Rp. 5.000,- / Buah
|
|
|
|
5
|
Coro drilling /uji
|
Rp. 150.000,- / Buah
|
|
5
|
Coro drilling /uji*
|
Rp. 50.000,- / Buah
|
|
|
|
6
|
Bongkolman beam/uji
|
Rp. 15.000,- / Buah
|
|
6
|
Bongkolman beam/uji
|
Rp. 15.000,- / Buah
|
|
|
II
|
SEWA TANAH, TOKO, GEDUNG DAN
BANGUNAN LAIN-LAIN |
|
II.
|
TANAH
|
|
|||
|
|
1
|
Sewa Tanah Pertanian Milik Pemda
|
|
|
1.
|
Sewa Tanah untuk Pertanian
|
|
|
|
|
|
a
|
Kelas I / M2
|
Rp.1.200,-/M2/tahun
|
|
|
a. Golongan I
|
Rp1.500 / M2 / tahun
|
|
|
|
b
|
Kelas II / M2
|
Rp. 800,-/M2/tahun
|
|
|
b. Golongan
II
|
Rp1.200 / M2 / tahun
|
|
|
|
c
|
Kelas III / M2
|
Rp. 500,-/M2/tahun
|
|
|
c. Golongan
III
|
Rp.800,- / M2 / tahun
|
|
|
|
d
|
Kelas VI / M2
|
Rp. 200,-/M2/tahun
|
|
|
d. Golongan
IV
|
Rp.500,- / M2 / tahun
|
|
|
2
|
Sewa Tanah Kios Milik Pemda
|
|
|
2.
|
Sewa Tanah untuk
Perdagangan / Toko / Kios/ Rumah Makan
|
|
|
|
|
|
a
|
Kelas A / M2
|
Rp.15.000,-/M2/tahun
|
|
|
a. Golongan I
|
Rp15.000/ M2 / tahun
|
|
|
|
b
|
Kelas B / M2
|
Rp. 13.000,-/M2/tahun
|
|
|
b. Golongan
II
|
Rp13.000,- / M2 / tahun
|
|
|
|
c
|
Kelas C / M2
|
Rp.10.000,-/M2/tahun
|
|
|
c. Golongan
III
|
Rp10.000/ M2 / tahun
|
|
|
|
d
|
Kelas D / M2
|
Rp. 6.000,-/M2/tahun
|
|
|
d. Golongan
IV
|
Rp.6.000/ M2 / tahun
|
|
|
3
|
Rumah / Kantor
|
Rp125.000,-/M2/tahun
|
|
3.
|
Sewa Tanah untuk Kolam Produksi
|
Rp15.000,- / M2 / tahun
|
|
|
|
|
|
|
|
|
4.
|
SewaTanah untuk bangunan Menara/ Tower/ Billboard & Pemakaian
khusus lainnya |
Rp125.000 / m2 /
tahun
|
|
1
|
2
|
3
|
4
|
|
|
|
|
|
|
III. GEDUNG
|
|
||
|
|
4
|
Sewa Gedung Pertemuan
|
|
|
1.
|
Sewa Gedung Pertemuan
|
|
|
|
|
|
a
|
Sampai denagan100 M2
|
Rp.
200.000,-/M2/hari
|
|
|
a. Sampai denagan100 M2
|
Rp.
250.000,- / hari
|
|
|
|
b
|
101 s/d 300 M2
|
Rp.
450.000,-/M2/hari
|
|
|
b. 101 s/d 300 M2
|
Rp. 500.000,-
/ hari
|
|
|
|
c
|
301 s/d 500 M2
|
Rp.
750.000,-/M2/hari
|
|
|
c. 301 s/d 500 M2
|
Rp. 1.000.000,- / hari
|
|
|
|
d
|
501 s/d 1000 M2
|
Rp.1.500.000,-/M2/hari
|
|
|
d. 501 s/d 1000 M2
|
Rp. 2.000.000,- / hari
|
|
|
|
|
|
|
|
2.
|
Sewa Gedung Perumahan
|
|
|||||||
|
|
|
|
|
|
|
|
a. Rumah Tinggal
|
Rp 25.000,- / M2 /tahun
|
|||||||
|
|
|
|
|
|
|
|
b. Rumah Singgah
|
Rp 12.500,- / M2 /bulan
|
|||||||
|
|
|
|
|
|
|
3.
|
Sewa Kolam Tambak /
Produksi Ikan
|
Rp. 30.000,- / M2 / tahun
|
|||||||
|
III.
|
JASA LAYANAN PASAR HEWAN
|
|
IV.
|
JASA LAYANAN PASAR HEWAN
|
|
||||||||||
|
|
1
|
Karcis Masuk
|
|
|
A.
|
Karcis Masuk Pasar Ternak
|
|
||||||||
|
|
|
a
|
Ternak Besar
|
Rp. 1.000,- / ekor
|
|
|
a. Ternak Besar
|
Rp. 2.000,- / ekor
|
|||||||
|
|
|
b
|
Ternak Kecil
|
Rp. 500,- / ekor
|
|
|
b. Ternak Kecil
|
Rp. 1.000,- / ekor
|
|||||||
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|||||||
|
|
2
|
Timbangan Ternak
|
|
|
B.
|
Timbangan Ternak
|
|
||||||||
|
|
|
a
|
Ternak Besar
|
Rp. 7.000,-/1xtimbang
|
|
|
a. Ternak Besar
|
Rp. 10.000,- / ekor
|
|||||||
|
|
|
b
|
Ternak Kecil
|
Rp. 5.000,-/1xtimbang
|
|
|
b. Ternak Kecil
|
Rp. 5.000,- / ekor
|
|||||||
|
IV.
|
JASA LAYANAN PERPUSTAKAN
|
|
V.
|
JASA LAYANAN PERPUSTAKAN
|
|
||||||||||
|
|
1.
|
Surat keterangan bebas pinjam Perpustakaan
|
Rp. 1.000,-/orang
|
|
1.
|
Denda keterlambatan pengembalian
koleksi*
|
Rp. 500,- / buku / hari
|
||||||||
|
|
2.
|
Biaya penggantian buku yang
hilang
|
Seharga buku yang hilang
|
|
2.
|
Biaya penggantian buku yang
hilang
|
Seharga buku yang hilang
|
||||||||
|
V.
|
JASA LAYANAN PASAR BENIH
IKAN
|
|
|
|
|
|
|||||||||
|
|
1.
|
Jasa penampungan benih ikan
|
Rp. 2,- / ekor
|
|
|
|
|
||||||||
|
|
2.
|
Packing
|
Rp. 3,- /
|
|
|
|
|
||||||||
|
|
|
||||||||||||||
|
|
|
|
|
BUPATI LOMBOK
TIMUR,
|
|||||||||||
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|||||||
|
|
|
|
|
|
|
|
Ttd
|
|
|||||||
|
|
|
|
|
M. SUKIMAN AZMY
|
|||||||||||
LAMPIRAN III
PERATURAN
BUPATI LOMBOK TIMUR
NOMOR 27 TAHUN 2012
TENTANG
PERUBAHAN TARIF RETRIBUSI PEMAKAIAN KEKAYAAN DAERAH
DAN RETRIBUSI PASAR
GROSIR
DAN/ATAU PERTOKOAN
DI KABUPATEN LOMBOK
TIMUR
KLASIFIKASI TOKO DAN RUKO MILIK PEMERINTAH
DAERAH
I. KLASIFIKASI TOKO MILIK PEMDA
1.
Golongan A :
Lokasi Toko berada pada Pusat Pertokoan/Perdagangan, Lingkungan Pasar Modern
dan tempat khusus
2.
Golongan B : Lokasi
Toko berada pada Jalan Nasional/Negara dan lingkungan Pasar Semi Modern
3.
Golongan C :
Lokasi Toko berada pada Ruas Jalan Provinsi dan Lingkngan Pasar tradisonal
kelas A
4.
Golongan D :
Lokasi Toko berada pada Lingkungan Pasar Tradisional kelas B
II. KLASIFIKASI RUKO MILIK PEMDA
1.
Golongan A :
Lokasi Ruko berada pada Pusat Pertokoan/Perdagangan, Lingkungan Pasar Modern
dan tempat khusus
2.
Golongan B : Lokasi
Ruko berada pada Jalan Nasional/Negara dan Lingkungan Pasar Semi Modern
3.
Golongan C : Lokasi
Ruko berada pada Ruas Jalan Provinsi dan Pasar Semi Modern
4.
Golongan D :
Lokasi Ruko berada pada Lingkungan Pasar kelas A
|
|
LAMPIRAN IV
PERATURAN BUPATI LOMBOK TIMUR
NOMOR 27 TAHUN 2012
TENTANG
PERUBAHAN TARIF RETRIBUSI PEMAKAIAN KEKAYAAN DAERAH DAN RETRIBUSI
PASAR GROSIR DAN/ATAU PERTOKOAN DI KABUPATEN LOMBOK TIMUR
|
||||||||||
|
TARIF PASAR GROSIR DAN/ATAU
PERTOKOAN
|
||||||||||
|
NO
|
JENIS PENERIMAAN
|
TARIF RETRIBUSI
LAMA |
KLASIFIKASI
|
TARIF RETRIBUSI
BARU |
||||||
|
1
|
T O K O
|
|
T O K O
|
|
||||||
|
|
Type 9 M2
|
Rp. 54.000,-/bulan
|
Golongan A
|
Rp. 20.000,-/M2 bulan
|
||||||
|
|
Type 12 M2
|
Rp. 72.000,-/bulan
|
Golongan B
|
Rp. 15.000,-/M2/bulan
|
||||||
|
|
Type 15 M2
|
Rp. 90.000,-/bulan
|
Golongan C
|
Rp. 10.000,-/M2/bulan
|
||||||
|
|
|
|
Golongan D
|
Rp. 6.000,-/M2/bulan
|
||||||
|
|
|
|
|
|
||||||
|
2
|
R U K O
|
|
R U K O
|
|
||||||
|
|
a. Type I Luas 102,5 M2
|
Rp. 615000,-/bulan
|
Golongan A
|
Rp. 25.000,-/M2/bulan
|
||||||
|
|
b. Type II Luas107,5 M2
|
Rp. 645000,-/bulan
|
Golongan B
|
Rp. 20.000,-/M2/bulan
|
||||||
|
|
c. Type III Luas 133,75 M2
|
Rp. 802500,-/bulan
|
Golongan C
|
Rp. 15.000,-/M2/bulan
|
||||||
|
|
d. Type VI Luas 153,75 M2
|
Rp. 922500,-/bulan
|
Golongan D
|
Rp. 10.000,-/M2/bulan
|
||||||
|
|
e. Type V Luas 223,8 M2
|
Rp.1342800,-/bulan
|
|
|
||||||
|
|
f. Type VI Luas 145
M2
|
Rp. 870000,-/bulan
|
|
|
||||||
|
|
g. Type VII Luas 246 M2
|
Rp.1478400,-/bulan
|
|
|||||||
|
|
|
|
|
|
||||||
|
|
|
|
|
|
|
|
||||
|
BUPATI
LOMBOK TIMUR,
|
||||||||||
|
Ttd
|
||||||||||
|
M. SUKIMAN AZMY
|
||||||||||